Pendidikan tinggi memiliki tugas tridharma meliputi kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian, isu strategis utama dalam pendidikan tinggi saat ini adalah pada kegiatan penelitian yang dirasakan masih sangat rendah dimana ukurannya berapa banyak hasil riset yang diimplementasikan serta diterima di masyarakat luas, juga seberapa banyak publikasi ilmiah dari riset yang telah dilakukan untuk disebar-luaskan dikalangan akademik, peneliti, serta masyarakat.

Tantangan ini mendasari banyaknya even-even ilmiah dilaksanakan baik oleh institusi pendidikan maupun organisasi profesi. Propinsi Sulawesi Barat pun memiliki kepentingan dalam mengakselerasi kegiatan ilmiah ini sebagai katalisator membudayakan agenda ilmiah secara rutin, untuk mendapatkan formula, konsep, gagasan, yang dapat disinergikan dalam mewujudkan pemerintahan yang sesuai dengan tuntutan jaman, seiring dengan kebutuhan industri, serta sesuai akan kebutuhan masyarakat dalam mempercepat ekonomi kerakyatan, berbasis riset dan tepat guna.

Konferensi Nasional Artikel Ilmiah (KN-AI) 2018 merupakan inisiasi dari Forum Dosen Indonesia (FDI) melalui Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sulawesi Barat,  merupakan kegiatan ilmiah pertama di Sulawesi Barat dengan konsep akademik yang didalamnya terdapat beberapa rangkaian kegaiatan yang saling berkaitan, meliputi; Presentasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian yang selanjutnya di publikasikan pada jurnal ilmiah terstandar/ terindex, melaksanakan kegiatan kolaborasi pengabdian dosen pada masyarakat sesuai topik dan bidang ilmu masing-masing, serta kegiatan Seminar Nasional yang mengusung tema “ MEWUJUDKAN SINERGI TRIPLE HELIX DALAM MENGOPTIMALKAN POTENSI KEMARITIMAN SUULAWESI BARAT SECARA NASIONAL” dengan bapak Gubernur Sulawesi Barat sebagai keynote speker.

Harapan kedepannya, potensi Sulawesi Barat dapat lebih tergarap dengan peran aktif dosen-dosen dari seluruh Indonesia untuk mengkaji, berkolaborasi, menghasilkan konsep-konsep, bahkan teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas dengan tepat guna. Sehingga potensi kemaritiman yang belum tergarap di Sulawesi Barat dapat dimanfaatkan untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat di jazirah Mandar pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.